Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo
Kabupaten Sidoarjo

Tingkatkan Kualitas dan Keamanan Produk, Dinkop UM Sidoarjo Gelar Pelatihan Bahan Tambahan Pangan di Kebonagung

  • 03 Februari 2026
  • 87 kali


Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo melalui Bidang Pengembangan Usaha Mikro sukses menyelenggarakan Pelatihan Pemanfaatan Bahan Tambahan Pangan (BTP) Batch 1 Tahun 2026 pada Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan yang berlokasi di Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono ini, ditujukan khusus bagi para pelaku usaha mikro sektor kuliner guna memberikan pemahaman mendalam mengenai penggunaan bahan tambahan pangan yang aman, tepat, dan sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku. Melalui pelatihan ini, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa produk-produk UMKM Sidoarjo tidak hanya memiliki rasa yang bersaing, tetapi juga menjamin keamanan konsumsi bagi masyarakat luas.


Dalam sesi pelatihan tersebut, Bidang Pengembangan Usaha Mikro menghadirkan edukasi mengenai regulasi penggunaan BTP serta batasan-batasan penggunaan zat tambahan seperti pengawet, pewarna, dan penguat rasa agar tetap sesuai dengan ketentuan BPOM. Para peserta diajak untuk memahami pentingnya standarisasi produk sebagai salah satu syarat mutlak dalam menembus pasar ritel modern dan mendapatkan kepercayaan konsumen yang lebih tinggi. Diskusi yang berlangsung di Desa Kebonagung ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari pelaku usaha lokal yang ingin meningkatkan nilai tambah produk olahan mereka melalui penerapan praktik produksi pangan yang baik dan benar.


Dengan terlaksananya pelatihan Batch 1 ini, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo berharap kualitas produk makanan dan minuman dari wilayah Sukodono dapat naik kelas dan lebih berdaya saing. Bidang Pengembangan Usaha Mikro berkomitmen untuk terus mengawal para pelaku usaha ini melalui pendampingan berkelanjutan hingga mereka mampu memenuhi standar sertifikasi yang diperlukan. Program ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan usaha mikro yang sehat dan aman, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan ekonomi serta kesehatan masyarakat di Kabupaten Sidoarjo secara keseluruhan.