Batch VII Digelar, Pelatihan...
21 April 2026
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo
Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo, Bhirawa.
Program Kurma (Kartu Usaha Perempuan Mandiri) yang digagas Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mendapat sambutan luar biasa dari perempuan Sidoarjo. Sejak dibuka pendaftarannya dua bulan yang lalu, ribuan kelompok usaha telah mendaftar.
Setelah dilakukan verifikasi jumlahnya mencapai sekitar 2.262 kelompok usaha.Berkas administrasi ribuan kelompok usaha yang dikelola para perempuan tersebut sekarang masuk dalam tahap verifikasi akhir oleh tim penilai dari Dinas Koperasi dan UMKM Sidoarjo.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sidoarjo Mohamad Edi Kurniadi menyampaikan, pihaknya saat ini tengah melalukan verifikasi data yang masuk. Verifikasi data kelompok usaha perempuan mandiri itu ditargetkan rampung bulan Agustus depan. “Berkas dari semua desa dan kecamatan sudah masuk ke Dinas Koperasi dan UMKM, sekarang tahap verifikasi akhir, mudah-mudahan Agustus nanti rampung semua,” jelas Edi Kurniadi, pada (13/7) kemarin.
Edi menambahkan, kelompok usaha perempuan mandiri yang nantinya mendapat bantuan modal usaha dari program Kurma, yakni kelompok dengan minimal beranggotakan 5 orang perempuan. Jumlah bantuan mengikuti dari hasil penilaian dari tim Dinas Koperasi dan UMKM. “Besaran nilai yang diberikan untuk modal usaha tergantung dari verfikasi dari tim nanti. Harapannya semua memenuhi syarat,” harapnya.
Ini kabar baik bagi pengembangan dan kemajuan ekonomi kreatif dan UMKM Sidoarjo. Terutama bagi perempuan yang ingin mandiri. Artinya, program ini sebenarnya ditunggu-tunggu masyarakat Sidoarjo. “Lebih dari dua ribu kelompok usaha perempuan ingin mendapatkan program Kurma, ” ujar Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor.
Lanjutanya, mereka yang ikut dalam program Kurma selain mendapat apresiasi bantuan permodalan juga mendapat pelatihan dan pendampingan usaha. Seperti pelatihan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), pelatihan peningkatan standart mutu produk dan pendampingan dalam pemasaran.
“Tidak hanya mendukung permodalan saja, kelompok usaha perempuan yang ikut program Kurma akan didampingi dan dibekali oleh ahlinya. Seperti pemasarannya dan mutu produknya. Selanjutnya, mereka bisa melanjutkan pengembangan usaha dengan memanfaatkan Kurda Sayang, pinjaman modal usaha dengan bunga ringan,” terangnya.[ach.ca]