Selamat Hari Raya Idulfitri...
21 Maret 2026
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo
Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo, Bhirawa
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kab Sidoarjo, M.Edi Kurniadi ST MT, mengutarakan di Kab Sidoarjo setiap tahunnya ditargetkan agar bisa muncul para wirausahawan baru. Memunculkan para wirausaha baru, menurut Edi, merupakan salah satu program Kabupaten Sidoarjo sejak lama, untuk bisa mengurangi pengangguran dan bisa mengurangi jumlah kemiskinan.
Malah justru akan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. “Maka itu, tiap tahun kita targetkan agar bisa memunculkan sampai 720 orang wirausaha baru,” komentar Edi, Minggu (24/7) kemarin, saat dihubungi.
Edi mengatakan pada tanggal 20 sampai 21 Juli 2022, pihaknya baru saja melakukan pelatihan semester II kepada 360 orang calon wirausaha baru di Kab Sidoarjo. Pada awal tahun 2022, pelatihan semester I kepada 360 orang calon wirausaha baru juga sudah diberikan.
Pada pelatihan semester II yang digelar di Sun City Hotel itu, pihaknya menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya dari Unusida, Universitas Dinamika Surabaya, Bank Mandiri, Bagian Pengadaan Barang Jasa Kab Sidoarjo, motivator dan expert marketpalace.
Wirausaha baru di Kab Sidoarjo, menurut Edi, sangat perlu difasilitasi dengan sejumlah pelatihan, supaya kemampuan dan hasil produk mereka, nantinya bisa mempunyai daya saing. Tidak hanya di tingkat kabupaten, namun kalau bisa nasional bahkan internasional. “Ini yang namanya, meski skalanya usaha mikro, namun kualitasnya bisa naik kelas, bisa disejajarkan dengan kualitas nasional bahkan internasional,” kata Edi.
Sejumlah aspek yang sangat perlu untuk diberikan kepada para calon wirausaha ini, menurut Edi, diantaranya meliputi motivasi usaha, masalah perizinan, pengelolaan keuangan dasar, pengemasan, market palace. “Mereka kita dorong, supaya produknya bisa masuk ke dalam e-katalog lokal. Ini akan bisa meramaikan penggunaaan produk dalam negeri,” kata Edi.
Karena pelatihan wirausaha ini program Kab Sidoarjo, maka setiap tahun program ini selalu ada. Dari catatannya jumlah wirausaha baru ini, muncul merata di 18 kecamatan yang ada. “Kebanyakan mereka bergerak pada bidang usaha makanan minuman,” katanya.[kus.ca]